LIPUTAN ABACA di Koran Tribun Batam 8 April 2012 (ABACA direkomendasikan sbg media belajar mujarab, tok cer, cespleng. Terbukti)

2012-11-08 07:13:15

Bisa Belajar Sambil Bercerita Pakai ABACA FlashCard (Tribun Batam Minggu, 8 April 2012)

ABACA Flashcard on Tribun

Cara efektif yang bisa dipertimbangkan untuk menciptakan suasana belajar yang mengasyikkan adalah menggunakan alat peraga. Apalagi sekarang ini cukup banyak alat peraga yang bisa dipilih.

ABACA Flash card misalnya. Sejak diterbitkan, alat peraga ini mampu menyihir ratusan ibu rumah tangga untuk membeli karena tema yang diusung kartu ini lain dari yang lain. “Kartu ini menawarkan metode yang berbeda dari flashcard biasanya. Dengan ABACA Flashcard anak-anak bisa belajar membaca sambil memanen es krim dan menjelajah dunia stroberi dengan cara yang asyik,” ujar Diena Ulfaty, sang penemu metode membaca ABACA Flash Card.

Sebenarnya penemuan kartu ABACA ini diawali dengan sebuah ketidaksengajaan. Gara-garanya Diena sudah lelah mengelilingi toko buku untuk membeli buku, CD, dan flashcard. Namun semua produk yang dibelinya gagal menarik minat putrinya, Zakiyah, untuk belajar membaca. “Mereka semua bilang bahwa produk yang mereka jual itu sistematis, namun ketika saya membelinya lalu mempraktikkannya ternyata jauh dari kata sistematis,” kata Diena.

Berawal dari rasa kecewa dari produk yang ada di pasaran, akhirnya Diena terinspirasi membuat kartu sendiri. Tak disangka dengan ABACA Flashcard buatannya, Zakiyah sangat antusias dan bahkan menghafal semua suku kata akhiran “a” hanya dalam waktu 30 menit. Merasa takjub akhirnya Diena bercerita kepada teman-temannya dan pesanan pun mulai berdatangan. Tak hanya Zakiyah, hampir semua anak yang mengenal ABACA pada akhirnya kecanduan bermain panen es krim dan kemajuannya signifikan. Bahkan ada yang langsung lancar membaca hanya dalam 2x pertemuan.

Bahkan Yuni dari Surabaya menceritakan keberhasilan putranya yang bernama Tibi belajar menggunakan ABACA. Padahal Tibi menderita ADHD inklusi middle yang mengakibatkan rentang perhatiannya sangat pendek, kurang mampu mendengar, dan tidak mampu konsentrasi. Anehnya menggunakan ABACA Flashcard seri 1, Tibi bisa belajar dengan tenang hingga 1 jam tiap kali pertemuan. “Ibarat kipas angin, seperti itulah dia bergerak, tapi dengan ABACA Tibi mampu duduk tenang selama 2x1 jam selama permainan (panen es krim) dan mampu membaca kata JAKA, KACA, dll. Sebuah prestasi luar biasa bagi anak yang menderita ADHD,” ujar Yuni.

Sejak dipublikasikan di www.abaca-flashcard.com, ABACA terjual hingga 1000 paket per bulan dan sudah bisa menyedot 36 orang untuk menjadi agen resmi (bulan september 2012 mencapai lebih dari 60 agen resmi). Menurut Diena keberhasilan pengguna ABACA Flashcard sebenarnya tidak mengherankan. “Saya menyusunnya dengan sistematis dari 44 kartu yang ada di seri 1 dan 2 saya klasifikasikan lagi dalam 5 box. Saya menggunakan landasan bahwa menyusun kartu secara acak ataupun berurutan tanpa klasifikasi yang jelas akan menurunkan tingkat keberhasilan pengguna,” ujar Diena. Sehingga anak tidak akan mengalami masalah saat membaca. Seperti, kesulitan menghafal suku kata dan sering terbalik-balik antara suku kata ba dan da, pa dan qa, ma dan wa, dan lainnya. Aatau bisa membantu anak pintar tapi malas belajar, membantu penderita ADHD yang memiliki rentang perhatian pendek, tidak bisa mendengar dengan baik, kesulitan berkonsentrasi, dan sebagainya.

Dengan ABACA flashcard seri 1 misalnya anak-anak bisa belajar suku kata sambil memanen es krim. Setiap kali anak mampu menebak suku kata dengan benar maka dia akan memanen es krim dan kuda-kudanya bisa berjalan di atas papan monopoli es krim. Terdiri dari 44 suku kata, 1 lembar A4 papan bermain panen es krim, 1 lembar A4 reward yang berisi sekitar 50 gambar es krim, dan 2 buah kuda-kuda.

Sementara dengan ABACA Flashcard seri 2, anak-anak bisa belajar suku kata sambil menjelajah dunia stroberi dengan guncangan dinamit. Setiap bertemu dengan dinamit, bunda akan diminta membacakan cerita tentang stroberi seperti kisah raja Louis Perancis yang maniak stroberi atau tentang legenda di balik nama stroberi. Terdiri dari 44 kartu stroberi, 8 kartu dinamit, 1 lembar A4 papan cerita stroberi, 1 lembar A4 halaman reward yang berisi 45 gambar stroberi.

Keunikan-keunikan inilah yang membuat ABACA Flashcard diminati anak-anak bahkan saat ini produk-produknya selalu dinanti oleh mereka.  

Sumber : surat kabar Tribun Batam, minggu, 8 April 2012

0 Comments
Write your comment